BORNEONEWS, Buntok - Jelang Bulan Suci Ramadan, para pengemis di Kota Buntok, Barito Selatan (Barsel) mulai berkeliaran dalam sepekan terakhir. Pantauan Borneonews, modus para pengemis pun kini beragam.

Modus terbaru, mereka mendatangi perkantoran dan rumah warga dengan dalih meminta pekerjaan untuk biaya pulang ke kampung halaman. “Saya pernah didatangi dua orang perempuan muda. Mereka meminta pekerjaan kepada saya,” kata salah seoarang ibu rumah tangga, Ellya kepada Borneonews, Jumat (5/5/2017).

Mereka meminta pekerjaan apapun, seperti mencuci piring atau pakaian dan memasak. “Karena tidak bisa memberikan peluang pekerjaan, saya memberikan uang seadanya kepada mereka berdua,” ucap dia.

Selain mendatangi rumah warga, dua perempuan muda tersebut juga mendatangi perkantoran. Mereka mengaku ingin mencari pekerjaan lantaran anaknya belum makan serta diusir dari barak lantaran belum bayar sewa rumah. “Saya didatangi dua orang perempuan meminta bantu untuk biaya pulang ke kampung halaman,” kata pegawai Kominfo Barsel, Suwono.

Mereka juga mendatangi ke sekretariat PWI dengan alasan yang sama, mencari pekerjaan untuk biaya makan dan ongkos pulang ke kampung halamannya.

Sejumlah insan pers pun yang kebetulan sedang bekerja di sekretariat pantungan memberikan bantuan alakadarnya. Meski memberikan dana dan memberi saran, para wartawan secara diam-diam membuntuti kedua perempuan tersebut.

Mereka pulang menggunakan sepeda. Tepat di pembuangan sampah Jalan Pahlawan atas mereka berdua berbagai uang yang sudah didapat. Setelah berbagai uang, salah satu di antara mereka menelpon seseorang menggunakan handphone merek terkenal. 

Selain menggunakan modus tersebut, ada juga yang meminta uang untuk pembangunan rumah ibadah yang berada di pulau Jawa dan Sulawesi maupun di Sumatera. (URIUTU DJAPER/B-2)