BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Teriakan nyaring terdengar dari sebuah perahu karet yang bergerak di Sungai Lamandau. Mereka berteriak karena perahu karet yang ditumpangi tujuh orang tersebut tiba-tiba memasuki jeram yang deras.
Seringkali perahu karet itu berputar-putar dimainkan arus sungai. Walau begitu, bukan jerit ketakutan yang terdengar, yang ada justru mereka teriak gembira sambil tertawa lepas.
"Pokoknya rasa stress langsung hilang saat mengikuti arung jeram," ujar Herry Roustaman pelaku bisnis wisata dari Pangkalan Bun, satu dari anggota rombongan survei pariwisata Lamandau, belum lama ini (Rabu, 3/5/2017).
Mereka senang bisa menikmati arum jeram di Sungai Lamandau yang terletak di Kelurahan Tapin Bini Kabupaten Lamandau. Berbagai tingkat kesulitan sungai berdasarkan arus dan sebaran batuan sungai bisa ditemui disini. Ada yang tergolong ringan, ada pula yang berat. (WAHYU KRIDA/B-2)








