BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Buntut perusakan stadion Sampuraga Baru, pengambilan surat keterangan lulus (SKL) diperketat. Pengakuan salah seorang siswa, sebut saja Ucil, akibat ulah temannya ia dibuat repot. "Jadi dipersulit mengambil SKL. Kami kena imbasnya, karena kami dicurigai bahwa kami juga terlibat," ujar siswa SMAN 3 Pangkalan Bun, Jumat (5/5/2017).

Hal yang sama diungkapkan oleh pelajar lainnya, sebut saja Otong (nama samaran). Ia merasa dicurigai terlibat dalam aksi corat-coret stadion Sampuraga baru. Bahkan, ia sempat dihujani pertanyaan oleh gurunya. "Saya yang nggak tahu apa-apa jadi kena imbasnya," keluh Otong.

Menurutnya, corat-coret baju bukanlah masalah. Asalkan, tidak merusak fasilitas umum. Mereka menyayangkan ulah teman-temannya yang mencorat-coret stadion Sampuraga baru. "Yang terlibat sudah pasti mencemarkan nama baik mereka sendiri. Kitakan sudah susah-susah membangun image sekolah, jadi hancur di tangan kita sendiri," kesalnya.

Ia berharap, ke depan hal tersebut tidak terulang kembali. "Kasihan sama teman-teman yang lain nggak ikut-ikutan jadi kena imbasnya," tandasnya. (KRIS MANDAU MAAHURY/B-2)