BORNEONEWS, Sampit - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) didorong untuk mempersiapkan diri agar 2018 bisa meraih nilai tinggi di penilaiaan Adipura.
"Dari beberapa tahun kita dapat adipura. Tetapi, di tahun 2017 jauh dari harapan, karena memang fakta di lapangan Kotim tidak sebersih yang dulu," kata Ketua DPRD Kotim, Jhon Krisli, Jumat (5/5/2017).
Menurut Jhon, penilaian adipura melihat dari fasilitas umum, seperti pasar, terminal dan lain sebagainya apakah bersih atau tidak. Namun, Jhon tetap mendorong pemkab untuk berjuang.
Salah satunya harus punya target di tahun mendatang, agar lebih mempersiapkan diri lagi seperti yang dulu. Instansi terkait seperti Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kotim harus memperkuat koordinasi dengan instansi lainnya.
Apalagi, urusan kebersihan tugas bersama, tidak hanya tanggungjawab Dinas Lingkungan Hidup saja. Bahkan hingga pihak kecamatan dan kelurahan. Semua stakeholder terkait harus bersinergi dalam rangka menjaga kebersihan di Kotim.
Saat ini kebersihan di Kotim tengah menjadi sorotan banyak pihak terutama dari lembaga dewan. Apalagi setelah Kotim gagal di penilian pertama (P1) Adipura. (NACO/B-11)








