BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Masyarakat Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) sudah tak sabar mengidam-idamkan jalan penghubung Kecamatan Kolam dengan Pangkalan Bun bisa fungsional.
Tidak muluk-muluk harus diaspal, timbunan agregat tanah yang rata saja tanpa ada kubangan berlumpur, dan rendaman banjir sudah mengobati kelelahan pengendara yang rutinitasnya melintasi jalan sepanjang 41 km tersebut.
Dengan adanya gelontoran dana untuk peningkatan jalan tahun ini yakni Rp11 miliar untuk dari APBD Kabupaten, masyarakat sudah mulai tenang. Namun, dalam prosesnya, masih ada saja jalan yang terendam banjir akibat luapan sungai Lamandau sehingga menyulitkan pengendara. Tercatat sejauh ini masih ada empat titik jalan yang sering terendam banjir hingga ketinggian setengah sampai satu meter.
"Kami berharap pemerintah jangan hanya mengandalkan APBN Kabupaten, atau Provinsi. Tapi harus mengikutsertakan perusahaan swasta untuk sama-sama membangun jalan tersebut," kata salah satu warga Pangkalan Bun, Suhendar, Jumat (5/5/2017).
Senada, warga lainnya Budi Surakhmat meminta empat titik jalan yang sering terendam banjir itu dibantu perusahaan salah satunya dari program Corporate Sosial Responsibility (CSR). "Hanya empat titik saja yang menjadi kendala saat ini kalau hujan tiba. Banjir. Coba itu dibantu perusahaan timbunkan tanah di situ. Total oanjang dari empat titik jalan yang rusak itu tidak sampai 100 meter. Perkiraan saya hanya 60 meter," harapnya.
Pemerintah pertama harus mengajak pihak perusahaan untuk ikut menangani rendahnya permukaan jalan di empat titik dari mulai kilomter 20 itu. "Perusahaan bisa membantu seperti tahun lalu juga mereka meninbun tanah sebelum pileslabe jadi," kata dia.
Sementara Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kobar, Juni Gultom mengharapkan masyarakat bersabar. Sebab peningkatan jalan itu dilakukan bertahap dan kini masih dalam proses. "Tahun ini kita gelontorkan dari APBD Kobar Rp11 miliar termasuk untuk peninggian jalan dan aspal jalan. Belum nanti ada dari APBD Provinsi juga membantu," kata Juni.
Sementara pihak PT BGA yang berlokasi di Kecamatan Kolam tahun sempat membantu penimbunan jalan hingga menghabiskan anggaran mereka ratusan juta. Kini tak tersengar lagi gaungnya apakah mereka siap kembali membantu atau hanya jadi penonton? (CECEP HERDI/B-8)
Warga Minta Perusahaan Swasta Ikut Bangun Jalan Kolam
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Tavares Soroti Penyelesaian Akhir Persebaya Usai Kalah dari PSM
Aliansi Masyarakat Kalteng Melawan Sampaikan Poin Tuntutan
DPKP Kotim Serahkan STD-B kepada Desa Bukit Indah, Data Pekebun Sawit Swadaya Diperkuat
Jejak Kreativitas Penulis Kalteng Terabadikan dalam Buku Jejak Tutur di Punggung Aksara
Puncak BIK 2026 di Kobar, Pemkab Dorong Akses Keuangan Menjangkau UMKM hingga Desa
Gubernur Kalteng Ajak Tokoh Agama Perkuat Pesan Perdamaian
Komentar (0)
Memuat komentar…







