BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Harga daging ayam potong di sejumlah pasar tradisional di Pangkalan Bun mulai merangkak naik. Pedagang Pasar Indrasari, menjual ayam potong dengan harga Rp40 ribu per kilogram (kg) dari harga normalnya Rp35 ribu per kg.
Harga serupa juga terjadi di beberapa pasar tradisional seperti di kecamatan Kumai, Pangkalan Lada, dan Pangkalan Banteng. Kenaikan harga ayam potong ini diduga karena mendekati bulan Ramadan.
"Sudah menjadi kebiasaan mas kalau mau Ramadan. Bukan ayam potong saja yang naik tapi hampir semua kebutuhan pokok," kata pedagang ayam potong di Pasar Indrasari Rudi saat ditemui Borneonews di lapaknya, Jumat (5/5/2017).
Terpantau masih ayam potong saja yang mulai merangkak naik. Sementara telur masih Rp39 samapi Rp40 ribu per piring. "Semoga naiknya tidak terlalu mahal, kalau bisa sih harganya tetap," kata Purwati, seorang ibu ramah tangga yang tengah berbelanja.
Sementara itu, harga cabai rawit yang beberapa waktu lalu harganya sepedas rasanya kini sudah mulai normal. Perkilogram saat ini harganya 80 ribu rupiah. Saat mengalami kenaikan, harga bahan dasar sambal ini menyentuh Rp180 ribu per kilogram.
Daging sapi potong juga kini harganya belum menunjukan kenaikan yang signifikan. Rata-rata penjual di pasar ini menawarkan harga Rp120 sampai Rp130 ribu perkilogram daging sapi segar. (CECEP HERDI/B-8)
Jelang Ramadan, Harga Ayam Potong di Pasar Tradisional Merangkak Naik
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
TNI-Polri Kedepankan Pendekatan Dialogis dalam Mengamankan Dogiyai
Tolak Ajakan Berkelahi, Siswa SMP di Banjarmasin Tetap Dipaksa hingga Tersungkur
Guru SDN di Banjarmasin Jadi Tersangka Pelecehan Siswi 12 Tahun
Mentan: Pengadaan Bulog Perkuat Cadangan Beras Pemerintah
Triple-double Embiid bawa 76ers Kalahkan Bucks 127-116
Wamen LH: Jaga Kelestarian Ekosistem Perairan Dimulai dari Daratan
Komentar (0)
Memuat komentar…







