BORNEONEWS, Muara Teweh – Terungkapnya hubungan asmara tidak lazim yang melibatkan sesama jenis, dalam kasus pembunuhan kepala sekolah dasar yang baru-baru ini dikuak kepolisian, menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Barito Utara.
Pemkab pun langsung menggelar rapat bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) di Aula Sekda Lantai I, Jumat (5/5/2017). Rapat itu bertujuan merumuskan langkah yang akan diambil untuk mengatasi penyakit penyimpangan di masyarakat.
Sekda Barito Utara Jainal Abidin mengatakan, rapat digelar untuk mencari saran, masukan, serta solusi terbaik dalam mengatasi berbagai persoalan yang terjadi di masyarakat. Di antaranya kasus pembunuhan, lesbian, gay, bisekseual, transgender (LGBT), serta narkoba.
Menurut Setda, di samping masalah pembunuhan yang menjadi perhatian serius, persoalan LGBT juga dikhawatirkan mewabah di Barito Utara. “Masalah LGBT ini adalah persoalan serius, jadi perlu diperhatikan guna mempersempit aktivitas perilaku menyimpang ini,” kata Sekda.
Kemudian terkait masalah penyalahgunaan narkotika, lem fox, dan obat-obatan terlarang lainnya, yang memberikan pengaruh buruk terhadap kesehatan pengguna serta bisa berpengaruh negatif lainnya, juga menjadi perhatian, dan hal ini perlu rencana aksi.
“Dalam pertemuan ini berbagai masukan sudah ada, tinggal dilakukan paparan pada suatu forum nantinya. Setelah itu semua selesai maka akan dilakukan program aksi. Seperti pelaksanaan razia terutama menyasar ke tempat-tempat yang dianggap rawan penyebaran perilaku menyimpang tersebut,” ujarnya. (RAMADHANI/B-3)








