BORNEONEWS, Buntok - Jalan Kelurahan Pendang, Kecamatan Dusun Utara, Kabupaten Barito Selatan menuju jalan provinsi terendam banjir, Sabtu (6/5/2017).
Pantauan Borneonews.co.id banjir ini setelah jembatan Ihi menuju Pendang kurang lebih 50 meter. Ketinggian air sekitar 50 center meter. Jalan ini merupakan satu-satunya akses darat menuju kabupaten maupun provinsi.
Meski banjir, tapi tidak sedikit warga yang nekad menerjangnya menggunakan sepeda motor. Karena kenekatan itu banyak pula kendaraan yang mogok.
"Kita terpaksa menerobos banjir, karena kalau menunggu getek lama. Karena kita ada urusan mendesak," kata Berta, seorang warga. Warga lainnya, Bayu harus rela antre menunggu getak dari pada nekad menerjang banjir.
"Kalau kita nekad bisa fatal, kan motor bisa mogok karena kemasukan air," ucapnya. Dari pada mogok, mendingan dia naik getek meski bayar Rp20 ribu, tapi aman.
Yantri, tukang getek mengaku mendapatkan hasil antara Rp800 ribu sampai Rp900 ribu dalam sehari. Banjir ini akibat hujan beberapa hari terakhir.
"Kalau untuk saya banjir ini membawa berkah. Tapi untuk para pengendara ini rugi," ucapnya. (URIUTU DJAPER/B-6)
Pantauan Borneonews.co.id banjir ini setelah jembatan Ihi menuju Pendang kurang lebih 50 meter. Ketinggian air sekitar 50 center meter. Jalan ini merupakan satu-satunya akses darat menuju kabupaten maupun provinsi.
Meski banjir, tapi tidak sedikit warga yang nekad menerjangnya menggunakan sepeda motor. Karena kenekatan itu banyak pula kendaraan yang mogok.
"Kita terpaksa menerobos banjir, karena kalau menunggu getek lama. Karena kita ada urusan mendesak," kata Berta, seorang warga. Warga lainnya, Bayu harus rela antre menunggu getak dari pada nekad menerjang banjir.
"Kalau kita nekad bisa fatal, kan motor bisa mogok karena kemasukan air," ucapnya. Dari pada mogok, mendingan dia naik getek meski bayar Rp20 ribu, tapi aman.
Yantri, tukang getek mengaku mendapatkan hasil antara Rp800 ribu sampai Rp900 ribu dalam sehari. Banjir ini akibat hujan beberapa hari terakhir.
"Kalau untuk saya banjir ini membawa berkah. Tapi untuk para pengendara ini rugi," ucapnya. (URIUTU DJAPER/B-6)








