BORNEONEWS, Sampit - Ikon Ikan Jelawat di Kota Sampit, selalu ramai dipadati pengunjung setiap harinya. Tidak hanya dari Kotim, bahkan tak sedikit warga asal kabupaten tetangga menikmati waktu luangnya di ikon yang berada persis di tepi Sungai Mentaya itu.
Di bagian sayap kanan ikon Jelawat, beberapa pedagang membuka lapak sewa sepeda, motor mainan, mobil mainan dan scooter. Berbaur antara pedagang, ada arena bermain anak lainnya seperti memancing, istana balon, serta beberapa pedagang yang menjual mainan anak-anak.
Yulianti, salah satu warga Kota Sampit, mengaku jika ada waktu luang akan mengajak anak-anaknya untuk besantai di icon jelawat.
"Kalau di sini kan terbuka pas buat bersantai di sore hari, anak-anak senang saya juga terhibur," kata Yuli, Minggu (7/5/2017).
Sungai Mentaya yang menyuguhkan budaya lokal dengan alat transportasi air yang berlalu lalang. Dari seberang, terlihat “Selamat Datang di Sampit” di gerbang permukiman tepi sungai.
Belum lagi, angin yang menerpa menambah sejuk suasana berada di pinggiran Sungai Mentaya tersebut, Sangat cocok untuk merefresh pikiran sejenak.
Setiap sore hingga malam, objek wisata ini selalu dipadati pengunjung. Apalagi pada Sabtu dan Minggu, objek wisata yang bisa dibilang Singapuranya Sampit menjadi salah satu alternatif sebagai tempat bersantai. (NOOR ANNISA)








