BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Aksi brutal para pembalap liar di jalan Sutan Sahrir Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) saat melihat polisi tidak membuat nyali mereka ciut.

Keberadaan polisi di jalan tersebut pada Minggu (7/5/2017) dini hari malah jadi ejek-ejekaan dan olok-olokan para pembalap liar. Bahkan ada pembalap liar sengaja melintas di depan polisi.

"Polisi bangsat," teriak remaja yang diketahui merupakan komplotan pembalap liar.

"Sampai segitunya anak-anak sekarang, tidak ada takutnya," kata salah satu pedagang warung kopi di pinggir jalan Sutan Sahrir.

Kasat Lantas Polres Kobar, AKP Asdini Pratama Putra dan anggota Satlantas Polres Kobar lainnya yang menjadi sasaran teriakan remaja itu.

"Biarkan saja dulu nanti juga mereka bosan melihat kita di sini, kita akan tangkap mereka sampai tidak ada lagi balapan liar yang meresahkan warga," kata Asdini.

Bukan hanya cacian dan makian, mereka juga melempari truk patroli Polres Kobar. 

"Kami sedang membubarkan balapan liar dan mengangkut beberapa kendaraan yang berhasil kita tangkap. Kami kemudian dilempari dengan batu cukup besar, lemparannya kena ke truk bagian samping tidak sampai mengenai anggota. Mereka pembalap liar ini seperti menantang dan memancing kemarahan kami," ujar salah satu anggota polisi.

Selama hampir sebulan, Polres Kobar berhasil mengamankan 20 unit sepeda motor milik pembalap liar di jalan Sutan Sahrir. Kini barang bukti berupa kendaraan yang rata-rata sudah dimodifikasi itu berjejer di halaman Mapolres Kobar. (CECEP HERDI/B-11)