BORNEONEWS, Palangka Raya – Pengawasan dan pengamanan anggaran rakyat agar menetes pada sasaran yang tepat menjadi fokus perhatian dari pemerintah pusat dan daerah. Gubernur Kalteng Sugianto Sabran pun berkomitmen mengamankan anggaran dan menegaskan tidak akan membiarkan kebocoran terjadi sehingga anggaran mengalir ke pihak yang tidak berhak.

Oleh sebab itu, Gubernur mengintruksikan dinas dan badan di lingkungan Pemprov Kalteng agar cermat dalam perencanaan, dan berhati-hati dalam mengambil langkah saat melaksanaan anggaran. Setiap tetes anggaran yang keluar harus tepat sasaran dan tepat manfaat.

“Nanti pasti ada cara saya untuk mengamankan anggaran. Saya pasti akan siapkan orang di lembaga Inspektorat, dalam rangka mengawasi semua pertanggungjawaban dinas (baik yang sekarang maupun sebelumnya),” ujar dia, Minggu (7/5/2017).

Gubernur muda yang beberapa hari lagi genap satu tahun memimpin Kalteng itu menegaskan, dirinya mengambil sikap seperti yang dilakukan Presiden Joko Widodo, yaitu selektif mendanai kegiatan yang prioritas.

Yang namanya prioritas, kata Gubernur, tentu tidak banyak. Ada beberapa yang menjadi fokus dan itulah yang harus dikejar. Paradigma ini tentu berbeda dengan sebelum-sebelumnya, di mana banyak kucuran anggaran tersebar ke beberapa bidang namun hasilnya tidak terasa.

“Penekanan Presiden adalah agar anggaran dikucurkan untuk yang prioritas dulu. Itu yang ditekankan saat menjabarkan nawacita. Jangan sedikit tapi banyak, ujung-ujungnya malah tidak selesai karena tidak fokus. Gubernur juga harus begitu, akan saya fokuskan beberapa titik,” tegasnya. (ROZIQIN/B-3)