BORNEONEWS, Palangka Raya - Gedung sayap kanan kantor gubernur Kalimantan Tengah yang terbakar tahun lalu, kini mulai dibangun kembali. Sejak Jumat (5/5/2017), alat berat telah didatangkan pemenang lelang untuk mempermudah meruntuhkan sisa bangunan yang ada. Kontraktor pelaksana proyek tersebut ialah PT Hartono Karya Indonesia.
Lokasi proyek kemudian ditutup dengan seng yang terpasang rapi. Senin (8/5/2017) alat berat terlihat mulai bekerja. Kepala Biro Umum Setda Kalteng Slamet Winaryo menuturkan, anggaran rehab bangunan tersebut berasal dari APBD Kalteng dengan pagu sebesar Rp 18,397 miliar. Targetnya, tahun ini proyek rampung.
"Tetapi itu untuk bangunan fisiknya saja. Target 6-8 bulan selesai. Anggaran sebesar itu juga belum untuk interior dan meubelairnya," sebut Slamet.
Untuk membangun gedung terbakar tersebut, Slamet mengaku sudah melapor ke Polda Kalteng, khususnya Ditreskrimum. Sebab status terbakarnya gedung itu masih dalam penyidikan pihak Polda.
Bahkan, beberapa waktu lalu dilakukan reka ulang serta pengambilan sampel dalam gedung tersebut. Kata Slamet, pihaknya sudah mendapat izin dari pihak Polda terkait pembongkaran puing gedung itu. (ROZIQIN/B-3)








