BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Menjelang masuknya Bulan Ramadan, sejumlah komoditas di pasar Kapuas diprediksikan naik. Hal ini pastinya menjadi berkah bagi pelaku kegiatan monopoli di pasar.
Menurut Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Disperindagkop dan UKM), H Suparman, kenaikan harga jelang Ramadan itu merupakan kasus yang klasik. Alasannya pun katanya tidak jelas.
"Kita lakukan survei, dan kata pedagang dari dulu sampai sekarang jawabannya itu-itu saja, ya karena harga naik kata mereka," ungkap Supatman di tempat kerjanya, Senin (8/5/2017).
Ia melanjutkan, menjelang bulan Ramadan, banyak yang melakukan penimbunan barang sehingga barang tersebut menjadi langka. "Kalau barang langka, maka harga yang mengaturnya," ucapnya.
Oleh karena itu, katanya, untuk mengontrol harga tersebut, pihaknya selalu melakukkan pengawasan dan pemantauan. Selain melakukkan pemantauan, pihaknya juga akan mengadakan pasar murah yang berkerjasama dengan PKK Kabupaten Kapuas.
"Semoga, apa yang kita usahakan ini merupakan solusi bagi masyarakat yang bermasalah dalam hal ekonomi," pungkasnya. (HAMDI/B-2)








