BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Saat mendaki Bukit Bolau, Kecamatan Lamandau, Kabupaten Lamandau, sebaiknya menggunakan baju lengan panjang dan celana panjang, Sebab, sepanjang trek menuju puncak Bukit Bolau terdapat pohon Jelatang yang bisa menyebabkan gatal dan panas bila tersentuh kulit.
"Saat mendakit bukit tersebut, tangan dan kaki saya sempat terkena daun Jelatang. Rasanya panas dan pedih. Apalagi kulit yang terkena daun itu basah akibat keringat. Rasa pedihnya bertambah hebat," ujar Yuda, peserta survei wisata dari Pangkalan Bun.
Biasanya tanaman jelatang ini tersentuh secara tidak sengaja, saat mencari pegangan untuk naik atau turun bukit yang curam ini. "Pas terpeleset biasanya tangan secara reflek mencari pegangan. Nah saat inilah secara tidak sengaja tanaman itu tersentuh kulit. Agar Aman sebaiknya ikuti instruksi pemandu atau guide yang menemani," ujarnya
Kemudian ada lagi yang perlu diwaspadai selain tanaman Jelatang. "Karena trek pendakian merupakan tempat yang lembab, biasanya banyak dihuni oleh lintah. Jangan heran, hewan penghisap darah ini biasanya menempel bagian kaki atau bagian tubuh pendaki," ujarnya.
Selain itu persiapkan fisik dan stamina untuk mendaki bukit ini. "Rasanya bukit ini cocok dijadikan lokasi uji fisik pencinta petualangan yang berniat mendaki gunung di berbagai tempat di Indonesia. Karena tinggi dan sudut kemiringan trek pendakian Bukit Bolau ini cukup menguras tenaga dan stamina," jelasnya. (WAHYU KRIDA/B-2)
Waspadai Tanaman Jelatang dan Lintah
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Liang Saragi, Harapan Baru Wisata Alam dari Desa Ampari Barito Timur
Orangutan Ira Temukan Rumah Baru di Hutan Rimba Setelah Selamat dari Karhutla Kotim
Asap Karhutla Hantam Wisata Riam Tinggi, Lima Trip Wisatawan Batal
Sungai Melawen dan Candi Wakili Kalteng di Ajang Desa/Kelurahan Berprestasi Nasional
Indonesia Juara Umum ISCG 2026 di Pakistan
Dari Makam Leluhur hingga Gasing, Erau Adat Pelas Hidupkan Kembali Tradisi Kutai
Komentar (0)
Memuat komentar…







