BORNEONEWS, Sampit - Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) gencar melakukan sosialisasi mengenai pengetahuan tentang HIV/AIDS. Tujuannya, meminimalisir penularan virus HIV/AIDS di kalangan masyarakat,

"Pada 22 Mei mendatang pihak KPA akan melakukan sosialisasi, bekerja sama dengan Tim Penggerak PKK. Sosialisasi dilakukan bersamaan dengan pihak Provinsi Kalimantan Tengah, dalam masalah bahaya narkoba dan HIV/AIDS," kata Sekretaris KPA Kotim, Asyikin Arpan, di Sampit, Senin (8/5/2017).

Dia mengatakan, penanggulangan HIV/AIDS tersebut tidak hanya dari unsur kesehatan, tetapi melibatkan beberapa komponen organisasi kemasyarakatan, di antaranya PKK. Karena itu, sosialisasi bahaya, dan penanggulangannya harus dilakukan terus-menerus di kalangan masyarakat.

Menurutnya, PKK memiliki tempat strategis karena keberadaan perangkatnya secara berjenjang sehingga kegiatan bisa diimplementasikan secara berkesinambungan. "Dari Kabupaten dilanjutkan di kecamatan dan desa."

Dengan informasi secara berjenjang tersebut, masyarakat Kotim secara keseluruhan mendapatkan informasi mengenai HIV/AIDS, pemahaman dasar apa dan bagaimana cara penularan dan pencegahannya.

"Karena masyarakat di desa boleh dikatakan sangat minim pengetahuan dan informasi tentang HIV/AIDS, mereka harus dan wajib tahu sejak dini agar terhindar dari penyakit tersebut," ucapnya.

Asyikin Arpan menambahkan, peran ibu sangat bagus sebab selalu dekat dengan anak-anak dan keluaraga. Jika seorang ibu mempunyai pengetahuan tentang bahaya HIV/AIDS, selain memberitahu anaknya, juga akan berbagi cerita dengan teman atau orang di sekitarnya mengenai apa yang diketahui tentang HIV/AIDS. (NOOR ANNISA/N).