BORNEO NEWS, Kuala Kapuas - Warga Desa Tumbang Manyarung, Kecamatan Mandau Telawang mengalami krisis air bersih. Hal itu terungkap dari aspirasi warga yang berhasil dijaring saat reses anggota DPRD Kapuas Dapil IV.
“Dari reses Dapil IV di, warga Desa Tumbang Manyarung sangat berharap adanya pengadaan air bersih dengan membangun sumur bor,” kata anggata DPRD Kapuas asal Dapil IV Poetry Gita Oktonovianty kepada Borneonews, Senin (8/5/2017).
Menurut kader Partai Hanura itu, ia berdialog langsung dengan masyarakat serta aparatur di Desa Tumbang Manyarung. Masyarakat di daerah itu kesulitan mendapatkan asir bersih dan memintan agar dibangun sumur bor.
Selain itu, masih di Kecamatan Mandau Talawang, lanjut dia, ada bangunan SDN Desa Hurung Tampang yang rusak berat. Sehingga perlu pembenahan agar bisa digunakan sebagai tempat untuk proses belajar mengajar.
"Selain itu, bangunan sekolah juga perlu penambahan untuk ruang belajar, karena masih kurang. Kemudian untuk perumahan guru diharapkan bisa ditambah. Sehingga tenaga pendidik bisa fokus menjalankan tugasnya dalam mengajar murid-murid," ungkap Poetry.
Poetry juga berharap penambahan tenaga pendidik untuk sekolah-sekolah di wilayah Dapil 4 bisa diprioritaskan oleh Pemkab Kapuas. "Aspirasi lain yang kami terima juga termasuk semenisasi jalan desa,” ungkapnya. (DJIMMY NAPOLEON/B-8)
Warga Tumbang Manyarung Krisis Air Bersih
Redaksi
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Pemprov Kalteng Salurkan 122.600 Liter Air Bersih ke Warga Terdampak Kekeringan
Kementan Salurkan 100 Handtraktor ke Kapuas, DPRD Optimistis Produksi Pertanian Lebih Efisien
Belanja APBD Perubahan Kapuas Naik Jadi Rp2,741 Triliun, Infrastruktur Jadi Prioritas
Pemkab Kapuas-DPRD Tetapkan Belanja APBD Perubahan Rp2,741 Triliun
DPRD Kapuas Setujui Perubahan APBD 2026, Belanja Daerah Naik Rp159 Miliar
KUA PPAS Perubahan 2026 Kapuas Resmi Disepakati
Komentar (0)
Memuat komentar…







