BORNEONEWS, Buntok – Setelah Jalan Pendang-Jalan Provinsi terendam banjir. Kali ini jalan Pendang-Dusun Mantarem juga terendam banjir. Pantauan Borneonews, banjir yang merendam jalan Pendang-Mantarem tersebut kurang lebih 25 meter dengan kedalaman kurang 50 centi meter. Banjir ini, akibat intensitas hujan tinggi beberapa pekan terakhir.
Meski kebanjiran, namun hal itu tak menyurutkan semangat para pahlawan tanda jasa melintasi jalan tersebut untuk pergi mengajar ke sekolah dasar di Dusun Mantarem.
“Banjir ini sudah tiga hari, meski demikian kita tetap semangat melewatinya untuk pergi ke sekolah apalagi saat ini anak-anak sedang ulangan,” kata Ardianton salah seoarang guru SD Dusun Mantarem kepada Borneonews, Selasa (9/5/2017).
Ia mengatakan, sedikitnya lima orang guru yang pulang pergi Pendang-Dusun Mantarem untuk mengajar. Hal itu dikarenakan tidak ada perumahan sekolahnya.
Meski ada perumahan guru, lanjut dia, pihaknya tetap memilih pulang pergi berangkat kesekolah. Itu karena jaraknya tidak terlalu jauh serta karena guru-guru merupakan asli warga Pendang.
Oleh karena itu, meski banjir pihaknya tetap semangat turun kesekolah. Jalan yang banjir ini merupakan jalan pintas untuk menuju sekolah.
“Kita meninggalkan sepeda motor dan memilih berjalan dilokasi banjir” ucap dia.
Mereka pun berharap, kepada pemerintah agar bisa meningkatkan jalan ini, sehingga tidak lagi tergenang banjir. (URIUTU DJAPER/B-8).
Jalan Pendang- Mantarem Direndam Banjir
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Pria di Sampit Dilaporkan ke Polres Kotim atas Kasus Asusila terhadap Anak 8 Tahun
Penerbangan di Kalteng Terdampak Karhutla, Kemenhub Minta Penumpang Rutin Cek Jadwal
Kalteng Prioritas Penanganan Karhutla, BNPB: Bantuan Luar Negeri untuk Teknologi Pemadaman
Dua Kasus Lakalantas Terjadi saat Kabut Asap Tebal di Sampit, Dua Orang Tewas
16.387 Personel Karhutla di Kalteng Dapat Jaminan Layanan Kesehatan Gratis
Komentar (0)
Memuat komentar…







