BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota Komisi B DPRD Kota Palangka Raya Abdul Hayie meminta pemko meninjau ulang data penyewa blok di Pasar Datah Manuah. Pasalnya, setelah ditinjau ulang, banyak blok di pasar yang berdiri sejak 2013 itu tidak terisi.
"Pasar ini kelihatannya memang kurang menarik makanya penyewa malas berjualan di dalam blok. Tapi ini tidak bisa dijadikan alasan. Buat apa mereka menyewanya kalau tidak mereka isi. Akhirnya pasar yang sudah dibangun jadi mubazir," ungkap Hayie kepada Borneonews, Selasa (9/5/2017).
Ia menuturkan, instansi terkait di bawah kewenangan pemko harusnya kembali mendata penyewa blok di Pasar yang terletak di Jalan Yos Sudarso itu. Pemko disarankan untuk meminta kepastian dari para penyewa, apakah akan digunakan untuk berjualan atau tetap dibiarkan terbengkalai.
"Kalau mereka tidak mau masuk dan berjualan ya diputus saja kontraknya. Sewakan kepada yang mau. Buat apa mempertahankan penyewa yang tidak menggunakannya. Ini solusi ya, silakan kalau pemko punya solusi yang lebih baik," tutur politisi PPP ini.
Lebih lanjut Hayie menyebutkan, upaya pembenahan kondisi fisik Pasar Datah Manuah supaya menjadi lebih juga menarik untuk dicoba. Selama ini persaingan usaha di kawasan perekonomian 'Kota Cantik' sudah sangat ketat. Pasar Datah Manuah yang kondisi fisiknya sudah menurun dengan dinding yang sudah tua, beberapa kebocoran pada atap bahkan cat yang sudah mengelupas, membuat pedagang maupun pembeli seakan enggan berkunjung ke tempat itu. (TESTI PRISCILLA/B-3)








