BORNEONEWS, Palangka Raya - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palangka Raya berharap bisa mendapat bantuan 25 bus rapid transit (BRT) dari program Kementerian Perhubungan. Harapan itu disampaikan Kepala Dishub Kota Palangka Raya Eldy kepada Borneonews, Selasa (9/5/2017).
Ia menuturkan, BTR diberikan secara gratis oleh Menhub kepada setiap daerah yang mengajukan proposal. "Kita sudah ajukan proposalnya dan paling lambat 2018 BRT akan kita miliki," ungkap Eldy.
Menurutnya, Kota Palangka Raya bukan satu-satunya daerah di Kalimantan Tengah yang mengajukan proposal untuk program tersebut. Wilayah lain seperti Kabupaten Kapuas, Kabupaten Kotawaringin Timur, dan Kabupaten Kotawaringin Barat, juga mengikuti program serupa.
"Pak Wali Kota akan menindaklanjuti proposal pengajuan program BRT ke Kementerian Perhubungan ini," tambah Eldy.
Meski gratis, Eldy mengatakan bahwa pemko dibebani skema anggaran untuk biaya operasional, ongkos perbaikan, dan upah sopir. Semua itu harus lebih dulu disusun.
"Kita masih akan menyiapkan skema untuk pembiayaan pelaksanaan program tersebut. Untuk bus memang diberikan gratis tapi kan kita harus mengambil sendiri unit yang diberikan ini," tutupnya. (TESTI PRISCILLA/B-3)








