BORNEONEWS, Palangka Raya – Separuh bangunan kantor Gubernur Kalteng, khususnya sayap kanan, sudah dirubuhkan. Dua alat berat membantu eksekusi peruntuhan aset pemerintah provinsi yang terbakar tersebut. Pelaksanaan dilakukan kontraktor pemenang tender proyek rehabilitasi senilai Rp18,397 miliar tersebut.

Pelaksanaan pekerjaan rehab berat bangunan tersebut dilakukan PT Hartono Karya Indonesia. Kepala Biro Umum Setda Kalteng, Slamet Winaryo berharap pembangunan dapat diselesaikan dalam kurun enam bulan ke depan.

Untuk kontruksi bangunan, Slamet mengatakan dibuat sama dengan bangunan lama sehingga sayap kiri dan kanan tetap sama atau berimbang. Hanya saja untuk masalah interiornya, dipastikan berbeda dengan fisik yang lama.

“Diharapkan, pembangunan fisik untuk satu anggaran akan tuntas, sedangkan pelengkap akan dianggarkan pada APBD tahun berikutnya. Jadi yang dikerjakan sekarang fisik bangunannya dulu,” kata dia, Selasa (9/5/2017).

Pantauan di lapangan, sejak Senin alat berat tersebut memulai pekerjaan meruntuhkan bagunan yang tak berbentuk pasca dibakar pada 2015. Disebut dibakar, karena pihak Polda Kalteng telah menyimpulkan kasus tersebut bukan terbakar melainkan dibakar. Hanya saja siapa pelaku pembakaran, hingga kini belum terungkap. (ROZIQIN/m)