BORNEONEWS, Palangka Raya - Masukan yang disampaikan pada masa reses maupun musrenbang merupakan bukti kontribusi masyarakat untuk pembangunan Kota Palangka Raya. Hal itu diungkapkan Diu Husaini, anggota Komisi A DPRD Kota Palangka Raya kepada Borneonews, Rabu (10/5/2017).

"Pembangunan yang dilakukan selama ini tidak lepas dari peran penting masyarakat. Tanpa ada aspirasi berupa ide, saran, dan masukan yang dihembuskan masyarakat, maka pembangunan belum tentu dapat terencana secara tepat dam sesuai harapan," ungkapnya.

Saat pembangunan sudah berjalan dan hasilnya mulai dinikmati, peran penting masyarakat kembali diharapkan. Dalam hal ini, masyarakat bertindak memberikan evaluasi terhadap kelemahan dan kekurangan dari setiap program pembangunan yang dijalankan.

"Baik hasil musrenbang atau reses pada umumnya adalah produk yang berorientasi pada masukan, saran, ide, bahkan inovasi dari sebuah gagasan yang dilontarkan masyarakat dalam bentuk aspirasi. Namun dalam kepentingan lain, tentu musrenbang atau reses harus mampu memenuhi pula tuntutan evaluasi terhadap kekurangan, masalah ataupun kendala dari sebuah program pembangunan yang dijalankan," sebut Diu.

Dikatakannya pula bahwa permasalahan Kota Palangka Raya yang beragam tentu tidak dapat diatasi sendiri oleh pemerintah.

"Tanpa campur tangan atau bantuan dari berbagai pihak, terutama masyarakat, tentu akan sulit. Karenanya dalam sebuah tata pemerintahan, masyarakat memiliki peran strategis," tutupnya. (TESTI PRISCILLA/B-)