BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Semangat membangun jangan sampai luntur karena pengaruh global. Hal itu ditegaskan Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Wakil Bupati Muhajirin pada pembukaan Kegiatan Pendidikan Wawasan Kebangsaan di Aula Kecamatan Kapuas Kuala, Rabu (10/5/2017).

"Tantangan yang dihadapi mungkin berbeda tapi semangat untuk membangun dan mengisi kemerdekaan, khususnya di Kabupaten Kapuas tidak boleh luntur oleh pengaruh global," katanya.

Ia menjelaskan sebagai Bangsa Indonesia, warga Kapuas sudah selayaknya untuk memahami betul makna wawasan kebangsaan dalam arti yang sebenarnya. Yakni, cara pandang terhadap bangsa yang harus dimaknai sebagai satu kesatuan yang utuh dan tak terpisahkan sesuai dengan Peraturan Menteri dalam Negeri Republik Indonesia nomor 71 tahun 2012.

“Pedoman pendidikan wawasan Kebangsaan bertujuan untuk mengoptimalkan pengembangan dan pelaksanaan nilai-nilai Kebangsaan guna pemberdayaan dan penguatan kesadaran berbangsa dan bernegara," ungkapnya.

Semantara itu tempat yang sama, adan Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpolinmas), Kabupaten Kapuas, Idg Oka Ariawan melaporkan bahwa kegiatan tersebut diikuti oleh guru-guru Paud dan TK serta guru-guru PPKN yang ada di SD, SLTP dan SLTA ataupun sederajat dalam wilayah Kecamatan Kapuas Kuala.

“Adapun tujuan dilaksanakan kegiatan ini guna mendukung pelaksanaan tugas dan wewenang Pemerintah Daerah untuk mengembangkan pemantapan wawasan kebangsaan dalam mengoptimalkan pengembangan dan pelaksanaan nilai Kebangsaan,” kata Oka.

Untuk materi, kata Oka, diberikan langsung oleh DR Ahmad Ubaedillah dari Jakarta yang membahas mengenai Pendidikan wawasan Kebangsaan sebagaimana yang tertuang dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 71 tahun 2012 dan modul yang telah diterbitkan oleh kementerian Dalam Negeri RI tahun 2013. (HAMDI/B-8)