BORNEONEWS, Sukamara - Guna mengantisipasi terjadinya penyimpangan dalam pendistribusian sembako di Kabupaten Sukamara, Polres Sukamara membentuk Satgas Mafia Pangan.
"Pembentukan satgas Mafia Pangan ini bertujuan untuk meminimalisasi terjadinya penyimpangan dalam hal pendistribusian sembako dan kebutuhan lainnya," kata Wakapolres Sukamara, Kompol Rochmat Slamet, Rabu (10/5/2017).
Menurut dia, menjelang bulan suci Ramadhan, aktivitas perdagangan kebutuhan pokok mengalami peningkatan dibanding sebelumnya. Sehingga, rawan terjadi penyimpangan.
"Untuk mengatasi itu, kita melibatkan beberapa instansi pemerintahan. Agar upaya yang dilakukan bisa lebih optimal." jelasnya.
Rochmat memaparkan, instasi yang tergabung dalam satgas mafia pangan meliputi Dinas Kesehatan Sukamara, Dinas Ketahanan Pengan dan Pertanian, Dinas Perhubungan, serta Dinas Satpol PP dan Damkar.
"Kita berharap dengan terbentuknya satgas ini maka distribusi sembako di wilayah kita berjalan lancar. Jangan sampai ada oknum yang memanfaatkan momen seperti ini untuk cari untung," tegas Rochmat.
Apabila ada ada okmun yang tetangkap melakukan penyimpangan, maka kepolisian tidak segan-segan menindak tegas sesuai dengan undang-undang dan aturan yang berlaku. (NORHASANAH/B-11)








