BORNEONEWS, Sampit - Dua warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Lapas Klas IIb Sampit disebutkan terinfeksi HIV/AIDS.
Hal tersebut disampaikan Kepala Lapas Klas IIb Sampit, M Khaeron, saat menjadi narasumber dalam sosialisasi bahaya narkoba di Kecamatan MB Ketapang, Rabu (10/5/2017).
Dia menjelaskan, untuk saat ini kedua WBP tersebut sedang dalam pengawasan dan pengobatan.
"Di Lapas ada poliklinik. Mereka kita rawat dan diberikan pengobatan. Selalu dalam pengawasan kita," kata Khaeron.
Khaeron mengatakan, penanganan yang dilakukan di lapas sebagai bentuk perhatian pihaknya terhadap warga binaan.
"Kita bersyukur dinas kesehatan juga memberikan bantuan seperti obat-obatan secara gratis. Sehingga mereka bisa diobati secara rutin," jelasnya. (NOOR ANNISA/B-11)








