BORNEONEWS, Sampit - Susilo, Ketua Harian Kamar Dagang Industri (Kadin) Kabupaten Kotawaringin Timur siap maju di Musyawarah Kabupaten (Muskab) pemilihan Ketua Kadin Kotim, Senin (15/5/2017) mendatang.
Sebagai salah satu calon yang banyak diunggulkan, Susilo mememberkan visi dan misi untuk memajukan Kadin.
"Visi saya ke depan untuk mewujudkan Kadin Kotim sebagai lembaga yang solid, profesional, berintegritas, mendorong jiwa kewirausahaan, menjadi mitra pembangunan daerah guna terciftanya iklim usaha yang kondusif dalam kerangka pemantapan pembangunan di Kabupaten Kotim," kata Susilo, Kamis (11/5/2017).
Sementara untuk misinya, ia ingin Kadin menjadi mitra pemerintah daerah, yang sejajar membantu mewujudkan pertumbuhan ekonomi, mewujudkan organisasi Kadin yang kuat, tangguh dan profesional. Dengan upaya meningkatkan kualitas pengelolaan manajemen organisasi Kadin, agar dapat memberikan pelayanan bagi seluruh anggotanya.
"Selain itu saya ingin memperkuat perorganisasian Kadin agar dapat menjadi payung besar bagi seluruh pelaku usaha. Sehingga keanggotaan Kadin dapat meningkat dengan menjaring seluruh sektor pelaku usaha formal, non formal, pengusaha kecil, menengah, dan besar," katanya.
Susilo juga punya misi lain meningktakan kemitraan strategis baik secara vertikal dan horizontal dengan pemangku kebijakan, pelaku usaha dan masyarakat agar terciftanya situasi usaha yang kondusif, serta merevitalisasi basis data maupun informasi untuk menunjang kemudahan berinvestasi.
"Kami juga akan mendorong kemudahan perizinan bagi investor dengan kerjasama bersama badan pelayanan perizinan terpadu, sektor pemangku kebijakan. Sehingga Kotim dapat menarik investor," ucapnya.
Tidak hanya itu, dia juga ingin memantapkan dan memfasilitasi pertumbuhan UMKM dan sektor industri kreatif, memperkuat representasi Kadin mewakili kepentingan dunia usaha dalam menjalin komunikasi, konsultasi, dan advokasi dalam berbagai forum penentuan kebijakan ekonomi dengan pemerintah dan DPRD.
"Dalam misi kami juga akan memfasilitasi pengembangan tanggung jawab sosial pelaku usaha melalui program CSR pelaku usaha," tandasnya. (NACO/B-11)








