BORNEONEWS, Buntok – Di era modernisasi sekarang ini, kaum muda dihadapkan dua masalah besar yakni permasalahan sosial dan kebangsaan.

Dandim 1012/Buntok Letkol Didik Purwanto mengatakan, masalah sosial yang dihadapi kaum muda mencakup maraknya penggunaan napza dan obat-obatan terlarang. Selain itu, pergaulan bebas yang berakibat pada tingginya hubungan seksual pra nikah serta kekerasan dan kriminalitas.

“Sedangkan untuk masalah kebangsaan meliputi rendahnya solidaritas sosial, rendahnya semangat kebangsaan, rendahnya semangat bela negara, serta rendahnya semangat persatuan dan kesatuan,” katanya kepada Borneonews, Kamis (11/5/2017).

Rendahnya semangat bela negara, lanjut dia, merupakan ancaman disintegrasi bangsa. Ancaman itu tentu menjadi tanggung jawab semua komponen bangsa.

Untuk itu, perlu diciptakan kegiatan positif yang diminati yaitu mengikuti perkembangan kaum muda dan tidak terkesan kuno dalam era komunikasi digital saat ini.

“Sebab, hampir setiap orang bahkan peserta didik memiliki alat komunikasi dan mereka berperan sebagai citizen journalism yang selalu meng-update status atau mengungkapkan hal yang dilihat serta dirasakan di dalam media sosial,” ungkap dia.

Ia berharap, semua pihak dapat menangkap fenomena dalam era kebebasan komunikasi saat ini dan bila tidak dapat berperan, maka lambat laun wawasan kebangsaan akan semakin luntur. (URIUTU DJAPER/B-3)