BORNEONEWS, Kasongan - Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, sebagian badan jalan trans Kalimantan di Kota Kasongan, Kabupaten Katingan, mengalami penyempitan. Hal itu disebabkan jalan trans Kalimantan sedang dalam proyek pelebaran. Sehingga tepian jalan harus dikeruk terlebih dulu untuk kemudian diuruk dengan pasir dan batu (sirtu). Akibatnya, badan jalan utama menyempit.

Selain itu, di sepanjang jalan ramai aktivitas kendaraan proyek yang setiap saat lalu lalang. Sehingga pengendara yang melintasi ruas itu harus ekstra hati-hati.

Dari pantauan Borneonews, Kamis (11/5/2017), ruas jalan yang dilebarkan mulai dari obyek wisata Bukit Batu hingga sekitar Jembatan Kasongan atau kurang lebih sepanjang 10 km.

Selain menyempit, sebagian titik di jalur trans Kalimantan juga mengalami kerusakan. Misalnya di jalur sebelum Bundaran Segitiga Kasongan arah Sampit, terdapat beberapa lubang menganga di badan jalan.

Walau kerusakan jalan di wilayah ini sudah berlangsung cukup lama, sejauh ini belum pernah ada upaya perbaikan dari pemerintah kabupaten. "Seharusnya kalau memang mau diperbaiki sekarang adalah waktu yang tepat, sebab kalau nunggu nanti-nanti kan sebentar lagi sudah musim mudik Lebaran," ujar Yani, warga Kasongan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Katingan Alyono, menyebutkan bahwa proyek pelebaran jalan trans Kalimantan wilayah Kasongan ditargetkan selesai pada 2018 mendatang. Proyek itu menggunakan sistem tahun jamak. (ABDUL GOFUR/B-3)