BORNEONEWS, Palangka Raya - Wakil Wali Kota Mofit Saptono Subagio mengakui letak Kantor Perpustakaan dan Kearsipan Kota Palangka Raya tidak strategis.
Lokasinya yang berada di Jalan Tjilik Riwut, Km 5, bisa disebut pinggiran kota. Hal itu menjadi salah satu penyebab rendahnya kunjungan masyarakat.
"Akibatnya, perpustakaan daerah sepi pengunjung," ungkap Mofit, Kamis (11/5/2017).
Ia mengatakan, idealnya perpustakaan didirikan di lokasi yang strategis sehingga memudahkan masyarakat untuk mengaksesnya.
"Bukan seperti saat ini yang terletak di lingkungan perkantoran Pemko Palangka Raya. Dari sisi tata letak maupun bangunan, Kantor Perpustakaan dan Kearsipan masih jauh dari harapan. Seharusnya di lokasi strategis, sehingga memudahkan pengunjung untuk mengaksesnya," tutur dia.
Ia melanjutkan, Perpustakaan Pemko yang terletak di area yang jauh membuat masyarakat sungkan untuk mengunjunginya. Apalagi daerah itu bukanlah kawasan pendidikan.
"Harusnya perpustakaan ini berada di kawasan pendidikan. Makanya sekarang kita akan mencari lokasi Perpustakaan Pemko supaya lebih ideal. Rencananya akan memanfaatkan gedung eks Kantor Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) yang sekarang digunakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Idealnya di sana," tutupnya. (TESTI PRISCILLA/B-3)








