BORNEONEWS, Buntok - Sekretaris Daerah Barito Selatan Edi Kristianto mengingatkan seluruh kepala desa agar selalu berada di tempat tugas. Jika kepala desa jarang berada di tempat sekaligus tidak proaktif, pembangunan di dipastikan bakal berjalan lamban.
Apalagi jika kepala desa sering meninggalkan desanya, tentu itu tidak akan mempercepat proses pembangunan, malah memperlambatnya. “Kalau kepala desa sering meninggalkan desanya dengan alasan yang tidak jelas, ini sangat tidak baik untuk desa tersebut,” kata Edi Kristianto kepada Borneonews, Jumat (12/5/2017).
Hal itu, lanjut dia, memberikan citra buruk terhadap pemerintah desa di mata masyaratak. Dan juga menjadi salah satu penyebab terhambatnya pembangunan. Karena itu, ia meminta kepala desa harus selalu berada di desa, sehingga segala permasalahan dan kejadian di masyarakat serta kendalanya bisa teratasi.
Bila kades jarang di desa, maka sulit baginya untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi. “Saya tegaskan kepada kepala desa untuk tidak sering-sering meninggalkan desa," tegas dia.
Kalaupun memang ada keperluan untuk urusan desa, agar segera diselesaikan dalam satu atau dua har, jangan sampai berlama-lama.
Menurutnya, kepala desa tidak hanya mengurusi pemerintahan desa, namun juga punya peran dalam menyelesaikan berbagai persoalan kehidupan masyarakat. Kepala desa harus punya wawasan supaya bisa memajukan desa dan menyelesaikan setiap permasalahan masyarakat.
“Saya minta kepala desa proaktif dalam mengusulkan berbagai program pembangunan desa masing-masing. Pemerintahan desa jangan lagi hanya menunggu bola, namun harus berusaha menjemput demi terlaksananya pembangunan di berbagai bidang dalam memacu pembangunan desa,” ucap dia. (URIUTU DJAPER/B-3)








