BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Calon pemudik dari Pelabuhan Panglima Utar, Kumai, Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah,  menuju Semarang, Jawa Tengah dan Surabaya, Jawa Timur akan dilayani sembilan kapal laut. Di antaranya kapal milik Pelni 3 buah, Dharma Lautan Utama (DLU) lima buah dan ASDP satu buah. Kapal ASDP berangkat dari Pelabuhan Roll On Roll Off (RORO) di Pelabuhan Sungai Tempenek, Kecamatan Kumai. Rutenya ke Kendal, Jawa Tengah.

"Untuk melayani arus mudik lebaran, jumlah kapalnya ada sembilan. Agar bisa melayani seluruh calon pemudik, yang akan ditambah adalah kolnya atau waktu pemberangkatan kapal," ujar Kepala KSOP Kumai, Junaidi, Sabtu (13/5/2017).

Ia menjelaskan, pihaknya telah mengumpulkan seluruh intansi berkaitan untuk membahas dan membentuk kepanitiaan posko lebaran di pelabuhan Panglima Utar Kumai. "Kita sudah melaksanakan pembentukan panitia posko mudik, sementara untuk sarana dan prasarana pelayanan arus mudik di dalam pelabuhan dan masih seperti tahun lalu."

Pelindo akan menyiapkan tenda atau posko bagi calon penumpang di halaman terminal penumpang atau ruang tunggu penumpang. tenda itu memuat hingga lima ratus orang. Sementara di dalam terminal penumpang memuat hingha seribu calon penumpang.

"Ada juga beberapa kapal yang saat ini sedang ngedok (perawatan). Bagus saja jadi pas dipakai angkutan mudik, kapal tidak ada masalah," katanya.

Ia juga mengatakan perkiraan jumlah pemudik yang memanfaatkan jalur laut dari pelabuhan Panglima Utar Kumai akan meningkat antara 7 sampai 10% dibanding tahun lalu. (CECEP HERDI/N).