BORNEONEWS, Palangka Raya - Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Palangka Raya, Tridoyo Kertanegara mengatakan bahwa tahun lalu PDAM lebih banyak melakukan pencabutan sambungan pelanggan dibandingkan pemasangan baru.
"Tahun lalu bahkan lebih besar pencabutan daripada pemasangan baru. 1.600 yang dicabut, hanya 1.000 pemasangan sambungan baru hanya," ungkap Tridoyo kepada Borneonews, Sabtu (13/5/2017).
Tridoyo menyebut pencabutan ini dilakukan lantaran pelanggan yanh bersangkutan menunggak pembayaran. "Sampai tahun lalu total tunggakan mencapai Rp2 M lebih. Itu juga dengan akumulasi tahun-tahun sebelumnya," tambah Tridoyo.
Kebanyakan pencabutan menurut Tridoyo dilakukan di kawasan perumahan. "Air ini kan hajat hidup dan peningkatan kesejahteraan, hanya Rp60ribu per kubik harganya. Beli pulsa HP saja bisa sampai berapa. Kenapa sampai tidak mampu bayar PDAM. Ini akan kita survei, termasuk tingkat kepuasan pelanggan," tutup Tridoyo. (TESTI PRISCILLA/N-8)
Tahun Lalu, PDAM Lebih Banyak Cabut Daripada Pasang Baru
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kadistanketpang Palangka Raya Tinjau Penyiapan Lahan Penangkaran Rusa di Kanarakan
BKPSDM Palangka Raya Luncurkan BEBAS dan Ruang MATA, Dorong Ekosistem Pembelajaran ASN yang Terbuka
Kabid SMP Dinas Pendidikan Palangka Raya Tekankan Evaluasi PJJ dan Penguatan Tata Kelola Sekolah
Wali Kota Palangka Raya Ajak Warga Manfaatkan Mobil Oksigen Keliling
BPBD Palangka Raya Kerahkan Alat Berat Percepat Pemadaman Karhutla
Dukcapil Palangka Raya Jalin Kerja Sama dengan IBI Berikan Layanan 3 In 1
Komentar (0)
Memuat komentar…







