BORNEONEWS, Nanga Bulik - Dari sekian banyak nama kandidat bakal calon kepala daerah yang ikut dalam penjaringan bakal calon (Balon) bupati dan wakil bupati Lamandau periode 2018-2023 DPD Partai Golkar terselip satu nama dari kaum hawa. Iia adalah Sata Umani.

Kepada Borneonews.co.id, Sata Umani yang juga kini sebagai salah satu anggota Dewan Pembina DPD Partai Golkar Lamandau menyampaikan beberapa alasan dirinya bertekad ikut ambil bagian dalam penjaringan balon kepala daerah yang dilakukan partainya.

Diantaranya, ia tahu persis Golkar pasti berorientasi pada pembangunan yang mensejahterakan rakyat, dan itu senada dengan harapan dan tekadnya.

"Saya bukan orang baru di Golkar, tahu persis orientasinya, karena sejak beberapa puluh tahun lalu (masa orba) saya aktif di Golkar, namun karena aturan parpol yang baru dan saya sebagai ASN waktu itu, maka atribut Golkar saya lepas, sehingga setelah pensiun (dari ASN) saya kembali lagi ke Golkar," katanya.

Alasan lainnya, ia ingin memberikan warna baru bagi perpolitikan di Lamandau, terlebih hingga saat ini nama-nama yang muncul selalu berasal dari kaum adam.

"Saya ingin buktikan kaum hawa Lamandau ini memiliki potensi yang tidak kalah kompetitifnya untuk turut berkiprah membangun daerah," katanya.

Jika banyak orang berfikir, sambungnya umumnya pensiunan PNS biasanya istirahat, tapi jiwa ia terpanggil, apalagi kaum perempuan belum ada muncul, maka ia lah yang muncul.

Diketahui, khusus untuk masyarakat di Bumi Bahaum Bakuba Lamandau, nama Sata Umani bukan nama baru. Terlebih, sebelum resmi pensiun akhir 2016, Sata Umani dikenal sebagai salah satu ASN Pemkab Lamandau yang telah berkiprah selama puluhan tahun dalam berbagai posisi, termasuk beberapa tahun terakhir ia menjabat sebagai Kabag Ekonomi Pembangunan Setda Lamandau dan terakhir sebagai Sekretaris Dinas Perizinan dan Penanaman Modal..

Berasal dari Kecamatan Delang, Sata Umani selama ini juga dikenal sebagai salah satu tokoh budaya Lamandau, yang senantiasa terlibat dalam berbagai kegiatan.

Selain daftar di Golkar, Sata Umani juga memastikan bahwa dirinya tidak menutup kemungkinan untuk ikut mendaftar penjaringan yang diadakan partai lain, mengingat Golkar sendiri hanya memiliki tiga kursi hasil Pileg 2014, sehingga tidak mungkin mengusung paslon melalui jalur parpol sendirian. (HENDI NURFALAH/B-6)