BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Operasi gabungan penertiban balapan liar di Jalan Sutan Sahrir Pangkalan Bun oleh Polisi, TNI, Satpol PP, dan Dishub Kobar Minggu (14/5/2017) dini hari menjadi bukti keseriusan aparat dalam menertibkan aksi trek-trekan yang membahayakan lalu lintas dan meresahkan warga itu.
Kasat Lantas Polres Kobar AKP Asdini Pratama Putra mengatakan para pebalap liar ini rata-rata masih berusia remaja. Mereka masih labil dan mudah melakukan hal-hal yang beresiko.
Namun saat penertiban digelar, mereka banyak yang kocar kacir bahkan ada beberapa yang sengaja menyembunyikan sepeda motornya di kebun dan semak belukar saat dikejar anggota. Saat razia digelar, nampak para pebalap liar tunggang langgang bak dikejar-kejar musuh.
"Kami adalah teman kalian yang peduli tentang keselamatan kalian. Pada saat berkendara, musuh kalian sebenarnya adalah sikap dan tingkah laku yang arogan dan tidak mau ikut aturan lalu lintas. Itu musuh kalian sebenarnya," ujar Kasat Lantas.
Ia berjanji akan terus menekan maraknya aksi balapan liar tiap Sabtu hingga Minggu dini hari di Jalan Sutan Sahrir Pangkalan Bun. Hingga para penalap liar merasa jera dengan penertiban yang terus gencar dilakukan polisi dan aparat lainnya. "Balapan liar itu berbahaya dan dan berdampak kepada keamanan dan kenyamanan bagi pengendara lain yang sudah tertib," katanya.
Dalam kegiatan razia gabungan hingga pukul 02.00 WIB, aparat berhasil mengamankan sejumlah pengendara balapan liar yang menenggak minuman keras. Selain itu, sebanyak 34 kendaraan sepeda motor yang sering digunakan trek-trekan ikut di amankan ke Mapolres Kobar. (CECEP HERDI/B-8)
Polisi : Kalian Bukan Musuh, Tapi Sahabat Kami
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Iran Ancam Gunakan Taktik Baru jika AS Kembali Lancarkan Serangan
OJK Kalteng Tekankan Manfaat Nyata Inklusi Keuangan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Dokter Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Pria di Sampit Dilaporkan ke Polres Kotim atas Kasus Asusila terhadap Anak 8 Tahun
Komentar (0)
Memuat komentar…







