BORNEONEWS, Kasongan - Hutan yang ada di sekitar Bukit Bulan Kecamatan Mendawai Kabupaten Katingan dinilai sangat rawan terjadinya kebakaran pada musim kemarau. Pasalnya, saat ini ribuan batang kayu bekas kebakaran hutan di sekitar Bukit Bulan tahun 2015 lalu sudah mengering.
"Ibaratnya ribuan batang kayu yang roboh bekas kebakaran musim kemarau 2015 lalu, itu adalah kompor yang siap menyala saat musim kemarau tahun ini," sebut Feri warga Desa Tumbang Bulan kepada Borneonews, Minggu (14/5/2017).
Feri mengaku jumlah hutan yang terbakar pada musim kemarau tahun 2015 tersebut mencapai ribuan hektar. Akibatnya, tidak jarang batang kayu ukuran besar bekas hutan terbakar itu saat ini mengering. "Ribuan batang kayu ukuran besar itu malang melintang roboh di tengah hutan, dan saat ini kondisinya sudah mengering, sehingga jika lama tidak turun hujan atau musim kemarau maka tibuan batang kayu bekas kebakaran 2015 itu sangat mudah terbakar," ucapnya.
Feri mengaku jika sudah terlanjut terbakar, maka hutan sekitar Bukit Bulan itu mustahil bisa dipadamkan. Pasalnya, areal yang ada mencapai ribuan hektar dengan sebagian besar adalah tanah bergambut. "Areal sekitar Bukit Bulan itu adalah masuk kawasan Taman Nasional Sebangau. Kami sebagai warga hanya berharap agar hutan sekitar Bukit Bulan itu tidak terbakar saat musim kemarau nanti," imbuhnya.(ABDUL GOFUR).
Musim Kemarau Hutan Sekitar Bukit Bulan Katingan Rawan Terbakar
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kabut Asap Ganggu Aktivitas Warga Katingan, Kelompok Rentan Diminta Kurangi Keluar Rumah
Pelajar Katingan Didorong Jadi Penyaring Hoaks dan Produsen Konten Positif
Tim Gabungan Sosialisasikan Larangan PETI di Bawah Jembatan Sei Katingan
Karhutla Belum Terkendali dan Air Bersih Jadi Perhatian, Katingan Perpanjang Tanggap Darurat
287 Starlink Masuk Wilayah Blank Spot Katingan, Desa hingga Sekolah Mulai Terhubung Internet
Tak Hanya Bantuan Pangan, Warga Katingan Juga Terima KHBS hingga Air Bersih dari Pemprov Kalteng
Komentar (0)
Memuat komentar…







