BORNEONEWS, Pulang Pisau- Bupati Pulang Pisau Edy Pratowo mengatakan bahwa melestarikan budaya gotong royong bukan hal yang mudah. Hal tersebut dikatakan Edy saat mencanangkan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-14 yang dilaksanakan di Desa Sidodadi Kecamatan Maliku, Senin (15/5/2017).

"Tidak mudah melestarikan semangat gorong royong di tengah-tengah kehidupan sekarang yang makin individualistis, makin komptetitif, dan kehidupan yang cenderung lebih menonjolkan persaingan daripada kebersamaan," kata Edy.

Melalui momentum bulan bhakti gotong royong tersebut Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk menggelorakan kembali semangat dan budaya gotong royong karena merupakan hal yang unik. "Ini merupakan semangat kebersamaan sosial khas Indonesia dan merupakan bagian dari ruh kita sebagai bangsa, bagian dari jati diri kita oleh karena itu wajib kita lestarikan," katanya.

Menurut Edy, maksud dan tujuan pelaksanaan BBGRM yakni untuk melestarikan nilai-nilai budaya gotong royong masyarakat, Meningkatkan komitmen bersama oleh pemerintah pusat dan daerah, aparat kecamatan/desa, pihak swasta dan masyarakat luas dalam rangka meningkatkan kesejahteraan dan taraf hidup keluaraga, Mmenumbuhkan kesadaran masyarakat untuk selalu memperbaiki kualitas hidupnya dan menanamkan nilai-nilai kemandirian keluarga.(JAMES DONNY/B-8)