BORNEONEWS, Muara Teweh – Sebuah rumah di Jalan Ahmad Yani, Kota Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, tepatnya di belakang Rumah Makan Lintau, hangus terbakar ketika ditinggal pergi pemiliknya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Borneonews, api mulai membesar sekitar pukul 11.00 WIB, Selasa (16/5/2017). Dan dengan cepat menghanguskan bangunan rumah yang terbuat dari kayu tersebut.

Peristiwa itu sontak membuat warga sekitar panik. Mereka pun berusaha mengamankan barang-barang di rumah masing-masing karena khawatir api merembet ke kediaman mereka.

Pemilik, Nisah, yang tiba di lokasi kejadian saat api sudah besar, sempat pingsan ketika melihat tempat tinggalnya dilahap api.

Sementara itu, tim pemadam kebarakan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Barito Utara menurunkan beberapa unit mobil pemadam untuk menjinakan api. Mereka dibantu dengan mobil water canon milik Polres Barito Utara.

Namun, karena lokasi rumah yang terbakar sulit dijangkau dengan kendaraan roda empat lantaran berada di dalam gang, petugas pun kesulitan memadamkan api.

Api baru berhasil dijinakan sekitar 30 menit kemudian. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Namun, bangunan rumah rata dengan tanah.

“Kami tahunya api setelah sudah membesar, pemilik rumah saat itu yakni Ibu Nisah sedang di luar rumah dan anaknya juga bermain di tempat keluarga mereka. Sedang suaminya Hardi Yanto kabarnya masih berada di Palangka Raya,” kata Nino, warga sekitar saat dihubungi Borneonews melalui telepon seluler.

Belum diketahui penyebab munculnya api. “Semuanya hangus terbakar di rumah itu, bahkan sebuah mobil avanza milik korban juga hangus terpanggang api,” kata Nino. (RAMADHANI/B-3)