BORNEONEWS, Mataram - Ansor Award untuk dedikasi dan pengabdian Menpora Imam Nahrawi terhadap Ansor. Apresiasi diberikan pada acara Tasyakuran Harlah ke-83 Gerakan Pemuda Ansor di Hotel Lombok Plaza, Mataram, NTB, Rabu (17/5/2017) malam. Penghargaan serupa untuk beberapa tokoh lainnya, Gubernur NTB, H M Zainul Majdi dan Kapolda NTB Brigjen Firli.
"Ansor ke 83 ini harus betul-betul Istiqomah dan tetap satu komando dalam panji NU. Ansor terus menjaga, Pancasila, kebhinekaan dan menjaga NKRI. Sebentar lagi kita akan memasuki hari kebangkitan nasional, 20 Mei 2017. Begitu pula, 1 Juni 2017 kita memperingati hari kelahiran Pancasila. Pada momentum ini, saya mengajak Ansor, agar 1 Juni, kita membacakan teks pancasila secara serentak di NTB. Saya juga mengajak OKP untuk berdiri selama 10 menit membacakan teks Pancasila di seluruh penjuru tanah air, agar kecintaan kita kepada Pancasila betul-betul mendalam," ucap Menpora seperti dikutip dalam rilis Kepala Biro Humas dan Hukum Kemenpora, Amar Ahmad, yang diterima Kamis (18/5/2017).
Menpora juga mengajak, Ansor dan kita semua, agar waspada, tantangan kita bukan hanya radikalisme dan ideologisasi tapi juga narkoba. Pria kelahiran Bangkalan, Madura ini, mengatakan, Narkoba sudah ada dimana-mana. Karena itu, Ansor harus berada dibarisan depan untuk mengawasi sekaligus bertindak tegas manakala ada pihak-pihak dengan sengaja mengedarkan narkoba kepada masyarakat.
"Kita ini bangsa yang luar biasa dengan jumlah penduduk yang besar dan generasi mudanya paling hebat di belahan dunia," katanya.
Ke depan, urai Menpora, NU dan Ansor bisa memberikan pelatihan kewirausahaan. Karena pada saatnya kita butuh orang-orang yang iklas, untuk beramal. "Kalau saja ke depan kita dapat melahirkan saudagar dan pengusaha maka Indonesia semakin kuat untuk mengawal negera NKRI."
Sebelumnya Menpora didampingi Ketua DPW IKA UINSA NTB Zaidi Abdad melantik Dewan Pengurus Wilayah Ikatan Alumni Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (IKA UINSA) masa bakti 2017-2021 di Hotel Lombok Plaza, Mataram, NTB, Rabu (17/5). Menpora merasa bersyukur, karena di provinsi yang ke 17 ini, kepengurusan IKA UINSA masa bakti 2017-2021 dilantik.
"Pelantikan di provinsi ke 17 ini pertanda kepengurusan IKA UINSA hampir merata di seluruh provinsi. Para alumninya dari mulai S1, S2 dan S3 akan berusaha memberikan makna perjuangan ditengah-tengah masyarakat di seluruh polosok provinsi. Semua profesi ada di kepengurusan IKA UINSA. Insyaallah ilmu yang pernah diberikan oleh dosen kita akan di amalkan bagi masyarakat," ucap Menpora.(KEMENPORA/rep/N).








