BORNEONEWS, Sampit – Sampan naga hingga anggrek endemik ditampilkan perwakilan Kabupaten Barito Selatan (Barsel) dalam karnaval Budaya Kalimantan Tengah (Kalteng) yang dipusatkan di Kota Sampit dalam rangka HUT Kalteng 2017.
Kordinator karnaval Raden Sudarto mengatakan, Barito Selatan memiliki berbagai macam keanekaragaman seni, budaya, flora yang meliputi tarian Dawo dan Wadian Dadas yang sangat dikenal dikalangan masyarakat luas.
“Pada karnaval budaya ini kesenian ditampilkan oleh sanggar budaya Dayak Ranu Mareh,” katanya, Jumat (19/5/2017) dalam kegiatan tersebut.
Selain itu, Barito Selatan juga membawa puluhan buah nanas parigi yang menjadi komoditi unggulan yang dominan dikembangkan masyarakat di desa Pararapak, Kalahien, Madara dan sekitarnya.
Tidak hanya itu mereka juga membawa anggrek di mana di Barito Selatan sendiri ada sekitar 50 spesies anggrek salah satunya anggrek endemik yakni anggrek meteor dan anggrek hitam.
“Anggrek tersebut banyak diperdagangkan masyarakat di sekitar objek wisata danau sanggu bahkan sampai ke luar negeri,” ujarnya.
Sementara itu, sampan Naga atau perahu Naga dihiasi dengan ornamen lima warna salah satunya lambang kegagahan, di Barito Selatan baik secara adat maupun budaya. (NACO/B-5)








