BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Antrean kendaraan pelangsir kembali mendominasi sejumlah spbu dan apms di Kotawaringin Barat. Salah SPBU Sungai Rangit dan APMS Pangkalan Lima.

Di dua tempat pengisian bahan bakar minyak itu, tak ada celah bagi pengendara umum. Bahkan untuk BBM jenis premium seolah menjadi jatah para pelangsir.

Pengendara umum yang hendak mengisi premium terpaksa mengalah karena harus menunggu dan antre bersama puluhan pelangsir.

"Sudah dua bulan ini tidak kebagian premium. Beli pertalite lagi atau pertamax. Premium antrenya panjang. Dikuasai mereka (pelangsir)," kata Sugabio, warga Sungai Rangit, Sabtu (20/5/2017).

Warga lainnya memilih membeli bbm di pengecer karena malas mengantre. Meski harganya jauh lebih mahal yakni untuk premium rata-rata dijual pengecer 8 ribu rupiah. Sedagkan pertalite 9 ribu dan pertamax 10 ribu rupiah.

"Kalau bisa tolong ada aparat yang jaga di sini. Begini terus kapan masyarakat umum kebagian. Kalau sesuai aturan melanggar, lalu aparat kenapa pada tutup mata," Abidin pengendara di jalan Ahmad Yani KM 17. (CECEP HERDI/B-11)