BORNEONEWS, Kasongan - Pengepul di Kasongan mengaku jika anjloknya harga karet selama ini karena pihak pabrik mematok harga murah dibanding sebelumnya.
"Karena pabrik sudah mematok harga murah, sehingga kita juga beli di petani harus menyesuaikan agar tidak rugi," tutur Leman, pengepul getah karet di Kasongan, Sabtu (20/5/2017).
Saat ini dia hanya berani membeli getah karet basah kepada petani tidak lebih dari Rp5.500 per kilo gram.
"Memang dengan harga ini petani yang masih menahan dulu getahnya untuk tidak dijual sekarang, tapi banyak juga petani yang menjualnya karena memang butuh uang untuk biaya," tuturnya.
Leman mengaku jika anjloknya harga getah karet ini karena memang pihak pabrik getah karet yang ada di Km 45 Palangka Raya mematok harga sudah murah.
"Jadi naik turunnya harga getah karet ini bukan ditentukan oleh pengepul, itu karena mengikuti harga internasional," katanya. Dia tidak pernah memaksa warga untuk menjual karetnya kepada dirinya. (ABDUL GOFUR/B-6)
"Karena pabrik sudah mematok harga murah, sehingga kita juga beli di petani harus menyesuaikan agar tidak rugi," tutur Leman, pengepul getah karet di Kasongan, Sabtu (20/5/2017).
Saat ini dia hanya berani membeli getah karet basah kepada petani tidak lebih dari Rp5.500 per kilo gram.
"Memang dengan harga ini petani yang masih menahan dulu getahnya untuk tidak dijual sekarang, tapi banyak juga petani yang menjualnya karena memang butuh uang untuk biaya," tuturnya.
Leman mengaku jika anjloknya harga getah karet ini karena memang pihak pabrik getah karet yang ada di Km 45 Palangka Raya mematok harga sudah murah.
"Jadi naik turunnya harga getah karet ini bukan ditentukan oleh pengepul, itu karena mengikuti harga internasional," katanya. Dia tidak pernah memaksa warga untuk menjual karetnya kepada dirinya. (ABDUL GOFUR/B-6)








