BORNEONEWS, Sampit - Ratusan penonton antusias menyaksikan pertandingan sepak sawut di Stadion 29 November Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dalam rangka Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) tingkat Provinsi Kalimantan Tengah, Sabtu (20/5/2017).
Dimana para penonton saling berteriak mendukung timnya. Apalagi saat atlet Kotim bertanding melawan Gunung Mas. Dimana para penonton yang mayoritas warga Sampit ini langsung menerikkan nama daerahnya.
Konidisi itu membuat para pemain Kotim bersemangat dan berhasil memenangkan pertandingan melalui adu pinalti dengan skor 2:0. Dengan kemenangan ini Kotim melaju final.
Sambil menunggu lawan yang masih bertanding yakni antara Palangka Raya Vs Kotawaringin Barat (Kobar).
Dalam pertandingan ini diikuti sembilan kabupaten. Yakni Palangka Raya, Barito Selatan, Kotawaringin Barat, Barito Utara, Murung Raya, Kotim, Sukamara, Barito Timur, dan Gunung Mas.
Pertandingan itu menggunakan sistem gugur. Dalam satu pertandingan ada dua babak dengan waktu 15 menit. Kalau duakali 15 menit skor imbang, maka ada pertambahan waktu dua kali 5 menit. Kalau masih imbang, maka akan dilanjutkan melalui adu pinalti. (MUHAMMAd HAMIM/B-6)
Dimana para penonton saling berteriak mendukung timnya. Apalagi saat atlet Kotim bertanding melawan Gunung Mas. Dimana para penonton yang mayoritas warga Sampit ini langsung menerikkan nama daerahnya.
Konidisi itu membuat para pemain Kotim bersemangat dan berhasil memenangkan pertandingan melalui adu pinalti dengan skor 2:0. Dengan kemenangan ini Kotim melaju final.
Sambil menunggu lawan yang masih bertanding yakni antara Palangka Raya Vs Kotawaringin Barat (Kobar).
Dalam pertandingan ini diikuti sembilan kabupaten. Yakni Palangka Raya, Barito Selatan, Kotawaringin Barat, Barito Utara, Murung Raya, Kotim, Sukamara, Barito Timur, dan Gunung Mas.
Pertandingan itu menggunakan sistem gugur. Dalam satu pertandingan ada dua babak dengan waktu 15 menit. Kalau duakali 15 menit skor imbang, maka ada pertambahan waktu dua kali 5 menit. Kalau masih imbang, maka akan dilanjutkan melalui adu pinalti. (MUHAMMAd HAMIM/B-6)








