BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Sebanyak tiga ruang kelas dalam satu bangunan Sekolah Menengan Pertama (SMP) Satu Atas (Satap) di Desa Kebun Agung, Kecamatan Pangkalan Banteng, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Minggu (21/5/2017) sekitar pukul 09.30 WIB ludes terbakar.
Api yang belum diketahui asalnya menyebar dan membakar cepat seluruh bangunan tersebut, termasuk atap dan jendela serta pintu ruang sekolah yang terbuat dari kayu.
"Kebakarannya sekitar pukul 09.30 WIB, saya tahu dari teman," tandas Tyan, warga setempat melalui sambungan telepon.
Bangunan sekolah yang didomonasi cat warna hijau itu bagian atapnya sudah roboh. Sebagian tembok bangunan juga ambrol.
Dalam hitungan menit, seluruh bangunan sudah dilalap api. Kobaran api terus membakar habis puing-puing bangunan tersebut meski sudah dipadamkan dengan peralatan seadanya seperti ember dan selang dari mesin pompa air sebelumnya.
Tak lama berselang datang satu buah mobil pemadam kebakaran dari salah satu perusahaan terdekat. Namun upaya itu tidak cukup membantu menyelamatkan bangunan dari kobaran api. Sebab api dengan cepat terus menjalar ke seluruh ruangan. Satu jam kemudian api pun mulai padam.
"Informasinya sementara dari konsleting listrik. Tidak ada korban jiwa karena sekolahan lagi libur hari minggu," kata Yadi warga setempat. (CECEP HERDI/B-5)








