BORNEONEWS, Puruk Cahu - Dalam beberapa hari terakhir, debit air Sungai Barito di Kabupaten Murung Raya (Mura) nai. Kenaikan debit air itu mengancam aktivitas masyarakat, terutama kegiatan belajar-mengajar. Seperti yang terlihat di SDN 2 Puruk Cahu,Kelurahan Puruk Cahu, Kecamatan Murung. Luapan air Sungai Barito sudah menggenangi halaman sekolah.
Pendi, salah seorang guru di sekolah tersebut mengatakan, kemungkinan genangan air sungai di halaman sekolah masuk sejak Minggu (21/5/2017) malam dan semakin naik sejak Senin (22/5/2017) ini.
"Saya lihat air sungai masih terus mengalami kenaikan sejak malam sampai pagi ini. Bila terus seperti ini dikhawatirkan gedung sekolah juga akan terendam," ungkap Pendi, Senin (22/5/2017).
Sementara itu kenaikan Sungai Barito di Kabupaten Mura ini karena faktor hujan yang terus mengguyur hampir setiap hari sejak seminggu terakhir dan tentu saja yang mengami dampak dari luapan sungai ini adalah permukiman warga yang berada di pinggir sungai. (SUPRIADI/B-2)








