BORNEONEWS, Sampit - Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) catur dan Isen Mulang Cup 2017 sudah berakhir pada Minggu (21/5/2017). Dengan berakhirnya turnamen tersebut, maka kegiatan tahunan itu kembali akan diselenggarakan pada 2018 mendatang di Kabupaten Kapuas.

"Untuk Kejurprov catur dan Isen Mulang Cup pada 2018 mendatang akan dilaksanakan di Kapuas," ujar Ketua Harian Percasi Kalteng Norhayati, Senin (22/5/2017).

Dengan ditunjuknya Kapuas sebagai tuan rumah pada 2018, maka pihaknya berharap agar penyelenggaraan kegiatan tersebut bisa lebih baik lagi. Dirinya juga berharap agar nantinya turnamen juga menggunakan peraturan standar Percasi. Seperti halnya catur klasik waktunya 90 menit.

"Untuk kegiatan di Kotim ini sudah cukup bagus. Dan diharapkan di Kapuas nantinya akan lebih baik lagi," lanjut Norhayati.

Tujuan tersebut bukan tanpa sebab apapun. Hal itu akan membiasakan atlet yang tampil. Sehingga mereka tidak kaget lagi pada saat mengikuti turnamen nasional. Dengan adanya hal itu, maka akan melahirkan atlet yang profesional, handal, dan juga dapat membawa nama harum kalteng di kancah nasional maupun internasional.

"Harapan kami tentu ingin ada perwakilan Kalteng yang dapat berbicara banyak di turnamen Nasional," kata Norhayati.

Walaupun Kejurprov catur dan Isen Mulang Cup 2017 sudah berakhir. Namun pihaknya saat ini turus mempersiapkan para atlet yang akan mewakili Kalteng ditingkat nasional. Hal itu dikarenakan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) catur akan digelar 15 hingga 20 Juli 2017 mendatang.

"Kurang lebih dua bulan lagi Kejurnas akan digelar. Dan persiapan harus matang. Sehingga atlet kita bisa berprestasi dalam kejuaraan tersebut," harap Norhayati. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)