BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Tahun ini Kabupaten Kapuas akan mengembangkan tiga jenis padi, yakni padi Hazton, Hibrida, dan Organik. Pengembangan tiga jenis padi tersebut mendapatkan anggaran dari APBN.
"Untuk Kapuas mendapat alokasi dana untuk kegiatan tanam padi pola hazton sekitar 1.825 hektare," kata Kabid Produksi Pangan pada Dinas Pertanian Kapuas Jarwadi, Senin(22/5/2017).
Sedangkan untuk pengembangan padi hibrida masih dalam proses, karena ada penyesuaian anggaran di Kementan RI. "Harga yang sebelumnya Rp75 ribu per kilogram terjadi rasionalisasi harga menjadi Rp55 ribu per kilogram. Kami lagi berupaya mencari produsen penyediaan bibit padi hibrida," ungkapnya.
Jarwadi menambahkan, untuk mendukung peningakatan produksi padi pada musim tanam Oktober-Maret,Dinas Pertanian akan mengembangkan padi tadah hujan seluas 1.500 hektare di kawasan daerah non pasang surut.
"Pengembangan padi tadah hujan di lokasi non pasang surut terutama Kecamatan Mantangai,Kapuasn Muring, Basarang dan kawasan hulu Kapuas," pungkasnya. (DJIMMY NAPOLEON/B-2)
Kapuas Kembangkan Tiga Jenis Padi
Redaksi
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Peneliti Jepang Temukan Tutup Botol Bawa Ekosistem Laut Filipina
Wembanyama Bawa Spurs Kalahkan Mavericks 122-106
Imam Besar: Serangan Berulang ke Mekkah Bongkar Niat Kriminal Houthi
Kemenpar-BPOLBF Gandeng Agen Wisata Tiongkok Perluas Pasar Labuan Bajo
Mendagri Prancis: Ribuan Orang Ditahan saat Demonstrasi Lanjutan
Dua Tunggal Putri Indonesia Gagal ke Final Indonesia Masters
Komentar (0)
Memuat komentar…







