BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Pebiliar Kota Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mendominasi 'Tournamen Billiard-Nine Ball' di Pangkalan Bun (Shooter Cup) yang digelar mulai 19-22 Mei 2017. Diikuti 50 pebiliar lintas daerah, mereka berhasil menumbangkan pebiliar lain pada babak penyisihan (Race to Five) dan perempat final (Race to Seven). Berhasil masuk semi final diantaranya Chandra, Komaruddin, Budiansyah dan Andi.


Ketua Pelaksana Kejuaraan Shooter Cup, Abdul Haris Darmawan mengatakan, pelaksanaan event ini memang khusus untuk penggemar olahraga biliar di seluruh Provinsi Kalimantan Tengah.
Selain mencari bibit unggul daerah, sambung dia, kejuaraan tersebut bertujuan untuk mempererat persaudaraan antar pebiliar di Kalteng dan menambah pengalaman serta jam terbang bertanding bagi pebiliar muda.


"Ke depan kita akan rutin menggelar event serupa, tujuannya menjadikan olahraga ini semakin merakyat," sebut pria yang pernah menjadi pengurus Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Solo saat dibincangi Borneonews, Senin (22/5/2017).


Sementara, pemilik Shooter Billiard and Cafe, Galih Eko menyebut, kejuaraan ini bakal menjadi agenda tahunan pihaknya, sebagai komitmennya untuk memajukan olahraga biliar di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar). "Kita perlu mereduksi stigma negatif tehadap olahraga biliar, ini murni olahraga," ucapnya.


Ia juga menyambut positif terkait rencana pembentukan Kepengurusan Cabang (Pengcab) POBSI Kabupaten Kobar. Harapannya, melalui wadah yang ada dapat mempermudah pembinaan pebiliar di Kabupaten Kobar.(FAHRUDDIN FITRIYA/B-8)