BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Pasangan Hj Nurhidayah dan Ahmadi Riansyah segera menggelar Gerakan Menanam Pohon dalam 100 hari pertama kepemimpinan keduanya sebagai bupati dan wakil bupati Kotawaringin Barat. Seperti apa program ini?
“Pohon menjadi salah satu titik pantau penilaian Adipura. Kabupaten Kotawaringin Barat sudah 10 kali mendapat Piala Adipura. Kita akan mempertahankan prestasi ini,” kata Hj Nurhidayah kepada Borneonews, baru-baru ini.
Ia menjelaskan, pemerintah kabupaten akan membenani keberadaan taman-taman kota di Pangkalan Bun. Fokus pembenahan pertama adalah taman yang berada persis di depan Bundaran Pancasila.
“Karena ini adalah pintu gerbang masuk ke kota Pangkalan Bun. Jadi orang-orang yang masuk ke kota ini pasti akan senang melihat pemandangan indah. Sehingga terpikirlah hal-hal positif yang ada di benaknya,” ujar Hj Nurhidayah.
Ia akan mencari bibit-bibit pohon yang harganya murah, namun bagus tampilannya. Seperti di pekarangan rumahnya yang menggunakan tanaman bunga murah, namun karena ditata sedemikian rupa jadi terlihat indah.
“Kita akan memelihara pohon-pohon yang ada di kota ini, karena memelihara pohon-pohon ini terkait dengan kebersihan lingkungan. Untuk mendukung program ini akan saya kaitkan dengan Program Jumat Bersih. Program Jumat Bersih ini bukan hanya ditargetkan dalam 100 hari, tapi juga akan berlangsung seterusnya. Tetapi akan kita mulai dalam 100 hari ini,” ungkap Bupati Kotawaringin Barat ini.
Seperti diketahui, pasangan Nurhidayah-Ahmadi Riansyah sudah resmi memimpin Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) untuk lima tahun ke depan, setelah Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran atas nama Presiden RI, melantik pasangan ini di Istana Isen Mulang (IIM) Palangka Raya, Senin (22/5/2017). (EDIYA MORALIA)








