BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Alih fungsi lahan dari pertanian menjadi perkebunan di Kobar beberapa tahun terakhir ini mengancam kelangsungan pertanian padi jagung kedelai (pajale). Namun, menurut data di Dinas Tanaman Pangan Hortikultua dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Kobar mencatat, bukan alih fungsi lahan lagi yang menjadi momok menakutkan. Namun alih fungsi kepemilikan lahan atau perpindahan kepemilikan.
"Yang menjadi permasalahn saat ini bukan alih fungsi lahan lagi yang terjadi. Tapi alih fungsi kepemilikan. Banyak petani yang menjual lahan pertaniannya ke investor. Ujung-ujungnya lahan pertanian dijadikan perkebunan. Sebetulnya itu yang rumit dan menjadi kendala saat ini," kata Kepala DPTHP Kobar, Kamaludin, Selasa (23/5/2017).
Ia menerangakan, ribuan hektare lahan pertanian sudah beralih kepemilikan. Seperti di beberapa desa di enam Kecamatan. Yang tadinya lumbung padi sekarang sudah menjadi perkebunan kelapa sawit. Awalnya karena kepemilikan tersebut berpindah tangan. "Ribuan hektare lahan pertanian yang statusnya jelas sudah dijual. Yang menjadi masalah di sini dijual bukan ke petani lagi," kata dia.
Wilayah pertanian di Kobar saat ini ada sekitar 6.800 hektare. Yang ditanam padi selama tiga kali dalam setahun ada sekitar 300 hektare. Kemudian yang mampu ditanami padi hanya dua kali setahun seluas 700 hektare. "Selebihnya setahun sekali tanam dan panen," terang Kamaludin.
Ini menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi pemerintah untuk menyosialisasikan penghentian alih kepemilikan lahan. Sebab, program pajale tidak akan bisa berjalan jika wilayah pertanian habis dijual dan beralih fungsi menjadi perkebunan. (CECEP HERDI/B-8)
Alih Kepemilikan Lahan, Momok Menakutkan Bagi Pertanian di Kobar
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Bupati Barito Utara Tegaskan Jabatan Adalah Amanah, Pejabat Diminta Buktikan Kinerja Nyata
Bupati Kobar Bermalam di TNTP Pantau Pemadaman Karhutla dan Kebutuhan Relawan
Harga Cabai Rawit Merah Rp90 Ribu per Kg, Pemkab Kobar Siapkan Bantuan Bibit
Telur, Cabai dan Sayuran Ludes Terjual di Pasar Murah Kobar
Warga dan Satgas Bina Marga Bersihkan Drainase Jalan P Antasari Pangkalan Bun
Dinkes Kobar Publikasikan 21 Kontak Posko Kesehatan untuk Darurat Karhutla
Komentar (0)
Memuat komentar…







