BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Kepala Desa Panahanan Kecamatan Arut Utara Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) Nina Erpida tengah memperjuangkan gaji tiga ketua RT yang ada di desanya. Ia miris dengan penghasilan yang didapat ketua RT hanya sepedar Rp100 ribu per bulannya. Itu pun ia sisihkan dari operasional desa.

"Memang tidak ada gajinya ketua RT itu, tapi saya kasihan karena seoak terjang ketua RT dalam pemerintahan di desa itu sangat besar jasanya. Tapi tidak sebanding dengan santunan yang ia dapatkan," kata Nina, Selasa (23/5/2017)

Ia menjelaskan di desa yang dipimpinnya, ada tiga RT. Tiga ketua RT itu digaji Rp100 ribu perbulan untuk menggantikan biaya operasionalnya. Sebelum kepemimpinannya, tiga ketua RT tidak mendapatkan biaya iperasional sama sekali. "Akan kita perjuangkan ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) supaya ada anggaran untuk gaji ketua RT yang lebih layak, karena setidaknya ketua RT ini memiliki peran penting dalam pemerintahan di desa," ujar Nina.

Dewa, Ketua RT 1 Desa Panahan berharap ada gaji setimpal tang ia terima atas kerja kerasnya menyumbanhkan tenaga untuk pembangunan masyarakat dan desa. "Kita ini kalau ada apa-apa kan ke ketua RT dulu sebelum ke tingkatan lebih tinggi. Kita juga bekerja butuh biaya operasional. Semoga ke depan ada perhatian umumnya untun seluruh ketua RT se-Kobar," harapnya. (CECEP HERDI/B-8)