BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Sebanyak 172 kepala keluarga (KK) di tiga RT di desa Panahan Kecamatan Arut Utara Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) berhasil membangun toilet di rumahnya masing-masing. Keberhasilan itu tidak luput dari kerja keras kepala desanya, sosok seorang perempuan, Nina Erpida.

"Kami tahun ini sudah berhasil membangun toilet secara swadaya di seluruh rumah warga. Kami sudah bisa mendeklarasikan Open Defecation Dree (ODF) atau Buang Air Besar (BAB) sembarangan. Kami sudah memiliki toilet di masing-masing rumah," kata Kepala Desa Panahan, Nina Erpida, Selasa (23/5/2017).

Ia mengatakan, kebiasaan warga desa buang air besar di sungai kini sudah dapat dicegah. Masyarakatnya sudah memahami resiko BAB di sungai baik bagi kesehatan maupun kenyamanannya. "Warga sekarang sudah merasa enak punya toilet dirumahnya. Gak usah jauh-jauh lagi pergi ke sungai," katanya.

Menurutnya, pembangunan toilet itu secara swadaya oleh pemilik rumah sendiri. Selain dorongan dan motivasi yang digenjarkan pihak desa, bantuan berupa bahan bangunan seperti kayu dan tenaga tukang juga diberikan oleh pihak desa. "Kami bangun secara swadaya, rencananya tahun ini kami akan mendeklarasikan desa Panahan sudah bebas BAB. Rencananya kami akan mengundang pak Gubernur Kalteng dan Bupati Kobar," tandasnya. (CECEP HERDI/B-8)